ANEH BIN AJAIB ALIAS MISTIK
SEGALA YANG UNIK-UNIK ,,LUCU..DONGENG..LEGENDA DAN MITOS...YANG ANEH-ANEH...TENTANG ALIEN DAN UFO...FENOMENA KEAJAIBAN..DAN SEGALA HAL YANG TAK TERDUGA...MISTERI YANG TERSEMBUNYI
Legenda Calingula Sang Kaisar Cabul
Diposting oleh
perawatgaul
On 11.29
Caligula
memerintah kerajaan Romawi hanya singkat, dari tahun 37-41 Masehi. Namun begitu, kaisar ini amat terkenal. Itu karena sang raja merupakan sosok
yang
bengis
dan
keji. Gampang membunuh
dan
suka melakukan petualangan
seks
. Jika
ada
pengantin baru perempuannya diperawani Sang Kaisar, sedang pengantin laki-lakinya disodomi dengan amat kasar.
Yang
lebih mencengangkan, adik perempuannya sendiri
juga
dijadikan budak nafsu. Di tahun 80-an kisah
Caligula
pernah diangkat dalam sebuah pagelaran di New York,
dan
terjadi kegemparan di negara demokrasi. Itu bisa dipahami, karena semua pemainnya telanjang bulat. Mereka melakukan adegan
seks
gila-gilaan. Dari oral
seks
, heteroseks, anal
seks
, sampai
yang
dikenal sebagai
bestiality
. Mencari kepuasan melalui penyiksaan alat vital.
Ada
masa
seks
dipuja
dan
dijadikan simbol kekuatan. Dalam catatan sejarah, kisah seperti itu salah satunya terjadi di kerajaan Romawi kuno. Lingga
dan
yoni dijadikan sarana pemujaan.
Dan
dari penyatuan kemaluan laki-perempuan itu dipercaya mendatangkan kekuatan.
Seks
sebagai sumber energi.
Kerajaan Romawi kuno memang melakukan ritual penyembahan seperti itu. Akibatnya, raja
yang
dipercaya sebagai keturunan dewa, dikelilingi gadis-gadis muda
yang
cantik jelita. Mereka harus melayani kebutuhan seksnya
yang
tinggi.
Dan
para gadis itu wajib mendalami berbagai gaya bercinta untuk memuaskan Sang Raja.
Tak cuma itu. Istana sebagai pusat titah
juga
diberi simbol-simbol lingga (kemaluan laki-laki)
dan
yoni (kemaluan perempuan). Tujuannya agar memberi vibrasi kekuatan bagi penghuni istana, yaitu para raja
dan
keluarganya, serta para menteri
yang
menjalankan titah raja.
Untuk itu, segala sudut istana dikerumuni para dayang bugil
yang
siap memberi servis raja.
Dan
yang
mengerikan, tiap ruang dipajang aktifitas seksual. Dari wanita
yang
melakukan masturbasi dengan kayu
yang
dibentuk lingga, dari laki-laki
yang
melakukan onani untuk diambil
dan
ditampung spermanya, sampai pembunuhan keji dengan menancapkan kayu di kemaluan wanita atau payudaranya, atau laki-laki
yang
dirusak penisnya.
Pemandangan
yang
membangkitkan birahi sekaligus kengerian itu kian menjadi-jadi, tatkala kerajaan ini diperintah
Caligula
. Kaisar ini penderita psikopat. Ia bengis
dan
kejam. Ia
juga
hiperseks
yang
ngawur.
Betapa tidak. Adiknya sendiri disetubuhi. Ia senggamai istri temannya. Ia perawani tiap gadis
yang
mau dikawinkan,
dan
ia gelar pesta
seks
saban pekan. Saat itulah kaum homoseks
dan
lesbian pestapora. Mereka melakukan persetubuhan massal bersama para heteroseks di kerajaan ini.
Puncaknya, ketika para petinggi kerajaan ini terus menggelar pesta, kerajaan pun mengalami devisit keuangan. Apa solusi raja untuk menutupi operasional kerajaan? Ini
yang
cukup mengejutkan; istri
dan
putri para menteri serta senat dilego.
Wanita-wanita itu dijual bebas. Hanya dengan lima keping emas, putri
dan
istri pejabat terhormat itu bebas diapakan saja. Digagahi secara heteroseks, disodomi, atau disuruh melakukan oral
seks
dan
masturbasi.
Kebijakan
yang
gila-gilaan ini berakhir tragis. Harga
diri
para pejabat tinggi itu merasa diinjak-injak. Mereka akhirnya bersekongkol untuk membunuh
Caligula
. Dalam satu kesempatan, secara bengis para pejabat
yang
telah kehilangan harga
diri
itu membunuh
Caligula
, istri, serta anaknya
yang
masih kecil.
Kekasih Temannya Diperkosa
Kisah
Caligula
ini bermula saat ia masih menjadi pangeran. Ia hidup di kerajaan Romawi
yang
diperintah Tiberius, kakeknya. Sang Kakek sangat otoriter
dan
keji. Selalu curiga dengan siapa saja, termasuk dengan anak
dan
cucu-cucunya. Itu pula
yang
menjadikan ayah
dan
ibu
Caligula
mati terbunuh.
Caligula
punya teman bernama Macro. Laki-laki itu berperawakan besar, ganteng
dan
punya loyalitas tinggi. Dialah
yang
selalu melindungi
Caligula
dari berbagai ancaman. Baik dari keluarga sendiri maupun dari luar istana.
Suatu hari Macro berkenalan dengan gadis cantik
yang
bernama Ennia. Ia merupakan dara
yang
menonjol karena wajah
dan
pergaulannya. Macro terpana asmara. Ia tertarik gadis ini,
dan
selalu mencari kesempatan agar bisa berdekatan.
Nampaknya, Macro tak bertepuk sebelah tangan. Ennia
yang
tubuhnya selalu dibalut kain tipis tanpa penutup buahdada itu menyambut cinta laki-laki
yang
menjadi pengawal istana tersebut. Mereka pun bercinta. Keduanya merasakan tubuhnya seperti melayang di awang-awang. Pun keduanya telanjang berangkulan di sudut benteng.
Saat itu bulan sedang bersinar penuh. Di sudut benteng istana, Ennia
dan
Macro sama-sama telanjang sehabis bersebadan. Mereka telentang, merentang tangan,
dan
membiarkan semilir angin membuainya ke alam impian.
Tapi di keremangan malam, sesosok bayangan berkelebat. Tubuhnya agak ramping. Bergerak dari satu pohon ke pohon
yang
lain. Di dekat dua manusia bugil
yang
tertidur pulas itu, sosok ini mendekat. Tangannya merayapi tubuh Ennia. Ia menciumi seperti bayi. Ennia membiarkan. Ia mengira
yang
melakukan rangsangan itu adalah kekasih tercintanya, Macro.
Birahi gadis ini kembali memuncak. Tatkala itu sudah terjadi, maka dengan sekali sentak laki-laki ini pun melakukan serangan mendadak. Akibatnya Ennia tak mengalami rasa nikmat, tetapi justru kesakitan. Ia menjerit keras. Darah mengucur dari kemaluannya,
dan
Macro
yang
tertidur disamping gadis ini terbangun.
Macro bangkit hendak memukul laki-laki
yang
memperkosa pacarnya. Tapi ketika ia tahu siapa laki-laki telanjang
yang
ada
di atas tubuh Ennia, maka Macro pun melemah. Ia jongkok
dan
menyembah. Lirih ia berkata, “Silakan teruskan Pangeran.”
Macro kemudian membisiki kekasihnya itu,
dan
menyuruh Ennia untuk memberikan pelayanan
yang
baik. Macro membantu merangsang pacarnya. Ia
juga
membantu memegangi Ennia,
dan
membiarkan sosok pemerkosa itu untuk memuaskan hasrat seksnya pada gadis ini.
Tapi siapakah pemerkosa
yang
beruntung itu? Jangan kaget, dialah
Caligula
, Pangeran dari kerajaan Romawi.
Caligula
terkapar lemas. Ia membiarkan tubuhnya telentang bugil. Di dekatnya, Macro duduk menjaganya. Sedang Ennia, mau tak mau gadis ini harus melayani nafsu
seks
dua orang itu.
Dan
untuk itu, ia harus bekerja ekstra keras lagi.
Bahkan saat tubuh Ennia menegang, gadis ini
juga
dipaksa untuk melakukan oral
seks
. Padahal, kalau Ennia sendiri belum berpengalaman. Namun mau dikata apa, dalam kondisi seperti itu, hasrat Ennia harus dipaksakan keluar.
Dan
ketika permainan sudah mencapai puncaknya, Ennia dipaksa untuk menelan sperma kedua laki-laki
yang
haus
seks
tersebut.
Setelah permainan usai,
Caligula
bangkit. Ia menciumi Ennia. Setelah itu ia rangkul Macro, seperti mengucapkan terima kasih atas pengertiannya. Dengan rasa hormat kekasih Ennia menundukkan kepalanya.
Angin Nakal Telanjangi Drussila
Setelah peristiwa itu, nasib
Caligula
mengambang. Bukan karena perkosaan
yang
dilakukannya terhadap Ennia, tapi semata karena tabiat raja Tiberius, kakek
Caligula
yang
sinting. Kesintingan raja itu membawa korban. Ayah
Caligula
, Humanikus, mati terbunuh.
Juga
ibu
dan
beberapa saudaranya
yang
lain.
Yang
tersisa akhirnya tinggal
Caligula
dan
adik perempuannya
yang
cantik, Drussila.
Sejak itu Caligula keluar istana. Ia meninggalkan Macro, teman akrabnya yang menjadi orang penting istana, Ennia, gadis yang habis diperkosanya, serta para gundik yang selama ini memberinya kepuasan seksual.
Caligula bersama Drussila, adiknya yang cantik, tinggal di sebuah puri yang jauh dari kerajaan Romawi. Puri itu amat indah dan tenang. Suasana pedesaan amat kental. Puri itu dikitari tanaman rimbun. Penuh pohon oak dan cemara gunung.
Di daerah yang indah dan sejuk itu Caligula dan Drussila mukim. Saban hari yang dilakukannya adalah bermain. Main kejar-kejaran, petak umpet, dan menirukan gerak burung. Tingkah laku mirip anak-anak itu sebagai cerminan, bahwa dua remaja yang beranjak dewasa ini sebenarnya sudah mengalami gangguan jiwa. Mereka menderita psikopat akibat hidup dalam lingkungan yang diliputi kebiadaban, kekejaman dan demoralisasi.
Suatu siang, Caligula dan Drussila main kejar-kejaran. Ketika capek, di padang rerumputan, keduanya berjalan berangkulan. Tiba di sebuah pohon besar, Drussila telentang membaringkan tubuh untuk melepas lelah. Ia diam memejamkan mata. Sedang Caligula duduk bersandar pada pohon.
Tubuh Drussila yang padat berisi hanya terbalut kain tipis warna putih. Tanpa bh dan celana dalam.
Di tengah kelengangan alam itu, nampaknya nafsu Caligula terbangkitkan. Tangannya mulai merayap ke dada Drussila. Gadis itu terdiam karena menganggap biasa.
Kebetulan angin nakal bertiup. Kain tipis penutup bagian bawah gadis ini tersingkap. Mata Caligula terkesiap.
Tangan Caligula mulai berpindah. Ia mengelus paha mulus sang adik. Ia memelorotkan tubuhnya, dan berbaring di sebelah gadis ini. Mulutnya menyusuri paha Drussila. Setelah itu ia berguling menempatkan badannya di antara dua kaki gadis ini.
Ciuman Caligula itu menyusuri betis indah Drussila. Pelan-pelan ia merentangkan kedua kaki gadis ini. Kepalanya merambat ke atas. Dan paha bagian dalam gadis ini menjadi sasaran mulutnya.
Birahi Drussila naik. Ia mengatupkan mulutnya. Gadis ini kelihatan tetap tenang, tetapi nafasnya mulai memburu. Sentuhan itu membangkitkan gejolak bawah sadarnya. Ia mulai terjalari birahi.
Caligula secara liar mulai menyerang membabibuta wilayah sensitive sang adik. Lagi-lagi Drussila merintih. Kepalanya digoyang ke kanan dan ke kiri. Tangan Caligula kian atraktif. Kini ia tak lagi segan untuk bereaksi. Dan reaksi itu yang kian membangkitkan birahi Caligula. Sebab ia ingat, bagaimana rintihan serupa terjadi pada gundik dan Ennia yang telah memberinya kenikmatan seksual.
Laki-laki ini dengan beringas memainkan tubuh Drussila. Drussila sendiri lupa diri. Ia merintih dan mengerang. Saat kemaluan Caligula mulai menyentuh kemaluan Drussila, gadis ini tiba-tiba membalikkan badan. Ia membiarkan Caligula terbanting ke samping. Setelah itu, dengan menelungkupkan tubuh, Drussila mengumpat-umpat Caligula. “Aku adikmu. Ini seks yang dilarang,” katanya terpekik.
Related Posts by Categories
LEGENDA
0 Response to "Legenda Calingula Sang Kaisar Cabul"
Posting Komentar
Posting Lebih Baru
Posting Lama
Beranda
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
DAFTAR ISI
ADA-ADA SAJA DUNIA
(12)
ANOMALI MAKHLUK HIDUP
(11)
ANTARIKSA
(3)
ARTEFAK MISTERIUS
(21)
ARTIKEL LAINNYA
(8)
FENOMENA ANEH
(7)
FENOMENA YANG TAK DAPAT DIJELASKAN
(5)
HEWAN LANGKA ANEH
(2)
LEGENDA
(7)
MAKHLUK MISTERIUS
(7)
MANUSIA UNIK
(2)
SEGALA TENTANG MITOS
(12)
SEGALA TENTANG SULAP
(8)
SEGALA TENTANG UFO
(14)
UNIK DAN ANEH
(4)
0 Response to "Legenda Calingula Sang Kaisar Cabul"
Posting Komentar